CLASIFIED CULTURE | JOURNEY | 15 Mei 2020

Brand Lokal Berpegangan Tangan Atasi Krisis Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19

Meski jadi salah satu yang kena hantaman krisis akibat pandemi, berbagai brand lokal ini turun tangan untuk sama-sama bantu mereka yang membutuhkan sob!

Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Pandemi COVID-19 seperti ini memang menjadi ancaman yang cukup berat bagi para pelaku UMKMdan brand lokal di Indonesia. Mereka tetap harus bertahan meskipun perekonomiannya tercekik. Namun ternyata, itu nggak membuat para brand lokalmenyerah dengan krisis ekonomi yang menghantui mereka, lho.

Bahkan, sampai sekarang sudah banyak brand lokalyang malah ikut serta menggalang dana atau mengadakan bagi pihak-pihak yang terdampak COVID-19. Berbagai macam cara mereka lakukan, salah satunya dengan program donasi secara digital. Dari sekian banyak brand lokal yang tergerak, berikut 5 brand lokalyang membantu banyak orang terdampak krisis ekonomi selama pandemi COVID-19.

Ame Raincoat x Pijakbumi

Salah satu brand lokalyang dikenal dengan pakaian musim hujan ini membuat program donasi dalam upaya melawan COVID-19. Terbatasnya persediaan medis bagi para tenaga medis menjadikan Ame Raincoat memproduksi hazmat suit atau APD. Nggak sendirian, Ame Raincoat juga menggandeng brand lokal lainnya, yaitu Pijakbumi. 

Gerakan ini diberi nama #bantudarirumah. Nah, untuk mewujudkanya, Ame Raincoat x Pijakbumi mengajak orang untuk bergabung dalam gerakan tersebut. Mereka mengajak siapa saja untuk #bantudarirumah para tenaga medis dengan menyisihkan uangnya dan berdonasi. Setiap donasi yang dikumpulkan akan disumbangkan ke rumah sakit atau badan kesehatan di wilayah Bandung yang membutuhkan. 

Sepatu Compass 

Sebagai pecinta sepatu lokal pasti nggak asing sama brand sepatu lokal ini, kan? Yup, sepatu Compass. Pastinya lo tahu juga sama gerakan yang Compass lakukan sejak ramai isu pandemi COVID-19 ini. Sama kayak brand lokalasal Bandung sebelumnya, sepatu Compass mengajak siapa saja untuk ikut berdonasi melawan COVID-19. 

Caranya sedikit berbeda dengan brand lokalsebelumnya, Compass mengajak lo berdonasi dengan membeli sepatu mereka. Setiap pembelian satu sepatu, Compass akan mengalokasikan dana sebesar Rp 5.000 untuk donasi kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. 

Screamous Clothing

Urang Bandung pasti nggak asing sama brand lokalyang sudah berdiri sejak 2004 ini. Di tengah pandemi COVID-19, Screamous Clothing juga ikut mengadakan program donasi kepada setiap pelanggannya. Hampir sama dengan brand lokalsebelumnya, Screamous Clothing mendonasikan Rp 10.000 setiap kali lo belanja dengan layanan pengantaran instan (instant delivery). Dari setiap donasi yang terkumpul, sepenuhnya akan disumbangkan pada institusi yang membutuhkan. Salah satunya para tenaga medis yang kekurangan peralatan harian, seperti masker dan APD.

maskeruntuk.id

Kalau tadi lebih ke brand lokalmelakukan berbagai macam cara untuk membantu beberapa pihak terdampak COVID-19, maskeruntuk.id sedikit berbeda. Nggak cumaberkolaborasi dengan brand lokal dan UMKM, maskeruntuk.id juga berkolaborasi dengan beberapa seniman dan musisi lokal, seperti Diela Maharanie, Raisa, Darbotz, Olderplus, Aftergani, The Popo, Masdimboy, hingga Goodnight Electric.

maskeruntuk.id juga bekerja sama dengan UMKM untuk membuat produk masker terbaik. Menariknya, setiap memesan satu masker, artinya lo ikut berbagi tiga masker ke masyarakat lain yang membutuhkan.

Setiap maskernya juga memiliki desain dan kualitas terbaik. Untuk harga nggak perlu khawatir, karena masih sangat terjangkau. Kapan lagi beli satu produk bonus tiga masker untuk donasi.

Authenticity x Darbotz

Jauh berbeda dengan beberapa brand lokaldi atas, Authenticity juga ikut mengadakan donasi bersama seniman street art, Darbotz. Buat lo yang hobi graffiti pasti kenal dong, sama sosok doi? Yap, Authenticity x Darbotz melakukan donasi dengan karya yang unik dan bermanfaat.

Kolaborasi Authenticity x Darbotz merupakan rangkaian dari Kreasi Donasi. Darbotz menghasilkan sebuah karya yang nggak sekedar menarik, tapi juga bermanfaat. Sebagai seniman mural ternama, Darbotz memperlihatkan keahlian menggambarnya di sesi live drawing kala itu. Bahkan, aksi menggambarnya ini ditonton ribuan anak muda! Lo juga ikutan nonton, kan?

Setelah selesai menggambar, hasil tersebut diaplikasikan pada sebuah box set. Nah, box set ini berisi berbagai macam merchandise Authenticity. Setiap box set yang terjual, 100% hasilnya akan disumbangkan ke masyarakat yang terdampak COVID-19. 

Nggak sampai di situ, Authenticity juga mengadakan Kreasi Donasi #EkspresiBaruDariRumah. Yap, Authenticity x Darbotz mengajak lo yang hobi corat-coret buat ikutan Kreasi Donasi Design Competition! Selain berkompetisi, Authenticity juga ngajak lo ciptain #EkspresiBaruDariRumah sekaligus berdonasi. Gimana caranya?

Jadi, Authenticity memberikan kesempatan pemenang untuk mewujudkan desainnya menjadi Kreasi Donasi Box Set. Nantinya, 100% dari hasil penjualan juga akan didonasikan sebagai bentuk kepedulian kepada terdampak pandemi COVID-19. 

Buat lo semua yang mau ikutan, kompetisi ini berlangsung dari 11 Mei 2020 hingga 10 Juni 2020. Jangan sampai nggak ikutan, nanti menyesal lo! Meskipun di rumah aja, sekarang saatnya wujudkan #EskpresiBaruDariRumah!

Nah, itu tadi adalah 5 brand lokalyang turut membantu dan menangani krisis ekonomi dampak pandemi COVID-19. Kita jangan sampai patah semangat, terus menjaga jarak, dan berharap agar pandemi ini lekas usai. Dengan begitu, kondisi akan kembali seperti semula, brand lokaldan para seniman dapat terus berkarya.


Photography By : Shutterstock

Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Related Article

Mural sosok dua tokoh ini menyapa saya dikala tiba di kota kelahiran, Solo, Jawa Tengah. ...
Koleksi piringan hitam makin hari harganya makin naik. Meskipun dari zaman ke zaman pembelinya makin ...
Waktu lihat video Jason Dennis lijnzaat main di venue skatepark Palembang saat Asian Games 2018, say ...
Buat saya, toko barang bekas dan barang antik adalah "museum" kecil-kecilan. Semua barang yang lampa ...
Buat saya, musik itu pancing energi, apalagi setelah kerjakan semua yang penting-penting dan lagi bu ...
Waktu saya lihat gitar listrik, yang identik dari benda satu ini adalah suara "grrrrr", "bzzz", dan ...
Tour? Memangnya tempat wisata? Atau memang bisa jadi tempat wisata Instagram? Enggak tahu juga. Engg ...
"Dulu waktu awal-awal kerja di daerah Cikini, gue tinggal jalan sedikit ke Jalan Surabaya kalau lagi ...
Tidak banyak yang saya ingat dari tahun 1999. ...
Kalau ngomongin Rossi Musik tuh ingetnya underground, abang-abangan metal, outfit hitam dari ujung k ...
Legoh menyajikan kuliner Manado yang enak di lidah. Namun siapa sangka juru masaknya adalah drummer ...
Circa 2000-an skena dipenuhi dengan manusia-manusia rambut berponi hampir nutupin mata ...
Jam menunjukan hampir pukul 12 malam ketika Saya memasuki pelataran parkir Boshe VVIP Club, Jogja. ...
Selamat dan sukses buat Suneater Coven sudah resmi sebagai kolektif musik baru ibukota yang akan dip ...
Penggunaan plastik harus segera dihentikan. Sebelum laut penuh plastik lalu sampahnya kembali ke mej ...
Pada tulisan sebelumnya saya mengenang 1999 sebagai tahun paling underrated dalam sejarah musik mode ...
Mungkin saja sebagian anak muda millenial sekarang bakal punya anggapan ...
Tren kedai kopi susu kekinian nampaknya masih akan terus berlanjut panjang. ...
K-pop lebih dari sekadar “musik berbahasa asing.” K-pop adalah bagian dari gelombang budaya Kore ...
Jika kegiatan charity atau sumbangsih sosial dilakukan dengan cara memberi kebutuhan pokok dan diisi ...
Digitalisasi tata suara membawa banyak manfaat bagi berbagai pihak ...
Sebelum semakin banyak yang hilang tak tentu rimbanya, karya musik Indonesia dapat diselamatkan lewa ...
Digitalisasi adalah cara jitu saat ini untuk melestarikan sejarah musik Indonesia. Tentunya dengan p ...
Industri musik Indonesia sedang sedang gemar melakukan peralihan format rekaman dari bentuk keping c ...
Di Indonesia kebiasaannya justru lebih sering mengeluarkan single dibanding full album. ...
Biar lebih membaur, lagu nasionl harus kita perdengarkan dan dendangkan di banyak tempat umum. ...
Musisi yang gemar menulis dan masih aktif merilis karya, ia sedang aktif bekerja di sebuah digital a ...
Kolektor dan pecinta musik Indonesia ini mendedikasikan hasrat bermusiknya lewat pengarsipan musik b ...
Vokalis yang juga punya kompetensi di bidang strategi konten digital. Ia implementasikan lewat .Feas ...
Saya berharap budaya pengarsipan ini tidak hilang begitu saja dan menjadikan kita generasi yang hila ...
Hal-hal simpel yang mungkin kita lupakan ternyata berpengaruh pada kesehatan mental kita di masa pan ...
Ngerasa tidur enggak nyenyak atau bahkan susah merem padahal sudah tengah malam? Bisa jadi lo kena g ...
Buat lo para penggemar Super Mario Bros, kayaknya tahun ini bakal jadi momen spesial buat lo anak 90 ...
Sebagai fans film fiksi Marvel, lo pasti bertanya-tanya gimana kelanjutan Black Panther tanpa sosok ...
Please wait...