CLASIFIED MUSIC | NEWS & UPCOMING | 02 November 2020

Joy Division dan New Order Bikin Seri Podcast

Sob, ada kabar seru nih. Joy Division (alias) New Order bikin seri Podcast bertajuk “Transmissions: The Definitive Story”. Kayak apa ya, isi podcast-nya?

Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Sebulan setelah merilis single “Be a Rebel”, New Order kembali dengan ide baru. Yup, sesuai judul artikel ini, Joy Division dan New Order bakal membuat podcast bertajuk “Transmissions: The Definitive Story”. Kabarnya, podcast Joy Division dan New Order ini dinarasikan oleh Maxine Peake dan diproduseri oleh Cip & Nuzzle. Sebelumnya, mereka membuat podcast Robert Plant dan Digging Deep awal tahun ini.

Podcast Joy Division dan New Order ini cukup unik karena bakal mengabadikan kisah mereka dalam sudut pandang yang berbeda. Mereka akan menceritakan awal mula band terbentuk, momen-momen terbaik selama nge-band, hingga perjalanannya sampai saat ini dengan pembawaan cerita yang seru. Pastinya, kisah yang dihadirkan bakalan sangat spesial karena belum pernah ada di media manapun.

Rencananya, podcast Joy Division dan New Order bakal ada delapan episode. Salah satu episodenya bakal menampilkan wawancara eksklusif dengan seluruh personil Joy Division/New Order, yaitu Bernard Sumner (vokalis dan gitaris), Stephen Morris (drummer), Gillian Gilbert (keyboardis), dan Peter Hook (basis). 

Podcast Joy Division dan New Order juga bakal mengundang bintang tamu dari berbagai industri yang turut meramaikan podcast mereka. Beberapa di antaranya adalah Bono, Honey Dijon, Krystal Klear, Liam Gallagher, Virgil Abloh, Thurston Moore, Perry Farrell, hingga Pet Shop Boys. 

Peter Hook mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat bangga, seru, sekaligus beruntung karena bergabung dalam proyek terbaru ini. Menurutnya, bergabung dalam dua band dengan identitas yang unik adalah kebanggaan tersendiri.

Kalau denger review dari basis-nya sendiri, rasanya jadi makin penasaran buat dengerin keseruan podcast “Transmissions: The Definitive Story” dari Joy Division dan New Order, ya. Enggak perlu khawatir, karena lo bisa mulai dengerin ocehan mereka mulai 29 Oktober di berbagai layanan streaming.

Sekilas Tentang Joy Division

Buat lo yang mungkin masih asing dengan nama Joy Division, enggak perlu pusing. Singkatnya, Joy Division adalah sebuah band rock asal Salford, Manchester Raya, Inggris, yang terbentuk sejak 1976. Sebelum pakai nama Joy Division, nama band mereka adalah Warsaw. Band ini beranggotakan Ian Curtis (vokalis), Bernard Sumner (Keyboardis dan gitaris), Peter Hook (Basis), dan Stephen Morris (drummer). 

Sayangnya, pada 1980 karir Joy Division harus berakhir karena kepergian sang vokalis, Ian Curtis, yang mengakhiri hidupnya sendiri. Meski begitu, nama Joy Division masih dikenal sebagai salah satu band yang memberikan pengaruh cukup besar bagi revolusi musik di Inggris sampai saat ini.

Meski tergolong muda, Joy Division berhasil merilis dua album, yaitu Unknown Pleasure (1979) dan Closer (1980). Menariknya lagi, sampul album debut mereka yang berjudul Unknown Pleasure masih “melegenda” menjadi sumber inspirasi yang sering digunakan di berbagai desain, baik itu poster dan pakaian.

Sekilas Tentang New Order

“Loh, terus apa hubungannya Joy Division dan New Order?”

Bisa dibilang New Order adalah halaman baru untuk melepaskan diri dari bayang-bayangan Joy Division pasca kematian sang vokalis, Ian Curtis. Dari situ, anggota band yang tersisa memutuskan untuk memulai proyek baru ini.

Sampai sekarang, New Order masih menjadi salah satu band paling progresif dalam sejarah musik dunia. Enggak jauh berbeda, band ini diisi oleh Bernard Sumner (gitaris), Peter Hook (basis), Stephen Morris (drummer), dan Gillian Gilbert (keyboardis). 

Dengan menggabungkan post-punk dan musik club, New Order menjadi salah satu nama penting dalam kancah musik pop di Inggris. Bahkan, setelah album perdana mereka, Movement (1981) dirilis, New Order masih menjadi inspirasi utama untuk musik indie yang berbasis riff gitar.

Proses New Order untuk menjadi jagoan dance-punk perlu waktu cukup lama. Ada beberapa tahapan dan perubahan yang terasa dari setiap albumnya. Misa saja, Technique (1989), yang menampilkan kesan riang di tembang All the Way

Kemudian, ada kombinasi ciamik antara Paradise dan Weirdo dari album Brotherhood (1986)yang menjadi deretan lagu power pop terkuat mereka saat itu. Ditambah, lagu-lagu lainnya dengan alunan gitar “fun”, seperti Love Vigilantes, Face Up, hingga Age of Consent. Satu lagi yang enggak boleh ketinggalan, 60 Miles An Hour,yang menjadi highlight album Get Ready(2001). 

Secara keseluruhan, New Order memiliki sembilan album hingga sekarang. Di antaranya Movement (1981), Power, Corruption & Lies(1983), Low-Life (1985), Brotherhood (1986), Technique (1989), Republic (1993), Get Ready(2001), Waiting for the Sirens’ Call(2005), dan Lost Sirens(2013).

Buat lo yang penasaran dengan transisi musik mereka dari tahun ke tahun, lebih baik lo dengerin semua lagunya sekarang, sebelum lo larut dalam ocehan mereka di podcast “Transmissions: The Definitive Story”.


Photography By : Dok. Shutterstock/Christian Bertrand

Share buat tambahin poin lo!
Share   Tweet

Related Article

Sambil menyeruput kopi di sore hari, kurang lengkap tanpa mendengarkan lagu Fourtwnty. Begitu kata b ...
Musik dan fashion memang nggak bisa dipisahkan, apalagi kalau bahas sepatu, kudu harus nyari yang ny ...
Nggak heran kalau bisnis minuman kopi kekinian sangat menjanjikan. Ya, bagaimana nggak, ada aja anak ...
Street art bukan asal coret dinding saja, ada nilai seni yang cukup kuat dalam setiap semprotan catn ...
Dalam memperingati usia dua dekade di 2019 salah satu band pop punk berpengaruh tanah air. ...
Sebuah karya lugas dari band power pop asal Jakarta ...
Biduan pop, Vira Talisa, sukses menampakan keemasan musik pop Indonesia lewat Primavera. Jika di kar ...
Kritik penonton terhadap konser Westlife di Jakarta mengingatkan kembali pada promotor, bahwa konser ...
Warpaint : Tampil Minimalis namun Berhasil Jadi Pusat Perhatian ...
Papan beroda ini bisa bikin siapa saja ketagihan. Dari musisi, komedian, artis, sampai selebgram. Mu ...
Medium promosi karya band di era digital seperti sekarang tak hanya terbatas pada tulisan review saj ...
Penyanyi lagu I Love You 3000, Stephanie Poetri dikabarkan gabung ke label rekaman 88rising. ...
Akhir tahun adalah saat yang tepat untuk bersiasat. Duduk sejenak untuk memandang jauh ke depan demi ...
2020 menjadi tahun keempat perhelatan JogjaROCKarta. Setelah sukses menghadirkan Dream Theater, Mega ...
Salah satu hal yang tidak memungkinkan dilakukan di masa pandemi ini adalah nonton konser musik. Unt ...
Walau hanya di rumah saja, bukan berarti kita tidak produktif dalam bekerja. Malahan kita bisa membu ...
Mendengarkan radio tanpa adanya batasan jam tayang? Podcast jawabannya. Lewat podcast para seleb kit ...
Selama melakuan work form home di tengah pandemi COVID-19 ini, kita sangat tertolong dengan teknolog ...
Bagi Glenn Fredly, konser musik bukan hanya tempatnya berkarya, namun juga caranya untuk berbagi. Di ...
Siapa yang udah kangen nonton konser atau manggung? Pasti banyak yang nyaut, tuh. Tenang, selama pan ...
Di hari kemerdekaan AS, rapper beken Kanye West menyatakan akan mencalonkan diri menjadi presiden AS ...
Buat para pecinta band Linkin Park, kalian harus berbangga hati. Baru-baru ini video In The End mili ...
Konser-konser banyak yang di-cancel karena situasi pandemi melarang kita untuk berkerumun. Tapi ada ...
Sebagai pengguna Google Play Music, kayaknya lo harus siap-siap kehilangan ‘sahabat’ lo tahun in ...
Demi mempelajari penyebaran COVID-19, peneliti Jerman mengadakan eksperimen konser musik di dalam ru ...
Pernah enggak sih lo pengen nyetel lagu yang lo inget potongan liriknya, tapi lupa judulnya? Tenang, ...
Masih ingat perseteruan Nirvana dan Marc Jacobs yang berlangsung sejak dua tahun lalu? Yup, ternyata ...
Sob, baru-baru ini Drake ngumumin kolaborasi terbaru bersama Nike. Kayak apa ya kira-kira bentuk kol ...
Sob, ada kabar baik nih dari para musisi Indonesia. Baru-baru ini, beberapa musisi papan atas Indone ...
Please wait...