Ramadan hampir usai, lebaran sudah di depan mata. Tapi sebelum bulan ini benar-benar tutup, masih ada waktu untuk menikmatinya, dan musik adalah salah satu cara paling sederhana untuk menangkap perasaan yang susah diucapkan di hari-hari terakhir ini.
Soleh Solihun merekomendasikan empat lagu sebagai soundtrack Ramadan, satu per pekan. Dikompilasi jadi satu, ini playlist yang masih layak menemani kamu sampai takbir berkumandang.
Pop religius yang berhasil menjangkau dua generasi sekaligus. Vokal Gita Gutawa membuat yang muda bisa relate, sementara suara Haddad Alwi menghadirkan bobot yang dibutuhkan lagu religi.
Formula ini sudah terbukti — kolaborasi Haddad Alwi dengan penyanyi-penyanyi muda sebelumnya berhasil membuat anak-anak muda yang tadinya tidak peduli lagu religi menjadi peduli. Salam Ramadan adalah salah satu hasilnya.
Aslinya Bimbo, diremajakan Gigi dengan nuansa rock-pop yang lebih modern. Liriknya tidak berubah, dan justru karena itu tetap relevan tiap tahun.
Soleh menyebut ini sebagai bentuk peremajaan yang berhasil — umur lagunya jadi lebih panjang, jangkauannya lebih luas. Dan memang, tanpa Gigi, lagu Bimbo sudah hampir tidak terdengar lagi di ruang publik.
Yang paling teduh dari semua pilihan ini. Intro bernuansa Timur Tengah, musik R&B yang pelan, vokal Matter Mos dan Teddy yang menyanyikan dengan lembut — semua elemennya menggambarkan satu perasaan: seseorang yang sedang bersujud penuh hikmat.
Liriknya soal berserah diri, soal mendekat kepada Tuhan. Dengarkan setelah tarawih, atau saat kamu butuh sepi yang bermakna.
Ini yang paling berat — dan mungkin yang paling perlu kamu dengar.
Lagu tentang seseorang yang pulang ke kampung halaman, tapi orang yang ditunggunya sudah tidak ada. Seperti kata Soleh, lagu ini mengingatkan kita betapa yang akan kita rindukan bukan momen besar — melainkan hal-hal kecil, sesederhana foto bersama di acara keluarga.
Buat siapapun yang keluarganya masih lengkap: hargai kehadiran mereka. Nikmati. Syukuri.
Dari yang membuka semangat, nostalgik, khusyuk, sampai yang mengingatkan hal paling penting di bulan ini — keluarga.
Terima kasih Soleh Solihun sudah menemani Ramadan ini dengan pilihan-pilihan yang tidak sembarangan.