Review Album Drake Iceman, Habibti, dan Maid of Honour: 43 Lagu Sekaligus, Worth It?

Review lengkap album baru Drake 2026: Iceman, Habibti, dan Maid of Honour. 43 lagu, tiga album sekaligus, apa yang worth it dan mana yang bisa di-skip?

Review Album Drake 2026: Iceman, Habibti, dan Maid of Honour, 43 Lagu Sekaligus, Worth It?

Drake baru saja merilis tiga album baru sekaligus pada 15 Mei 2026: Iceman, Habibti, dan Maid of Honour. Total 43 lagu dalam satu malam, menjadikan ini salah satu rilis musik terbesar dalam sejarah hip-hop. Aubrey Graham, yang lebih dikenal sebagai Drizzy atau Champagne Papi, melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan artis manapun sebelumnya: drop tiga album studio di satu midnight drop.

43 lagu. Tiga album. Satu malam.

Semua album Drake 2026 ini tersedia di Spotify, Apple Music, dan seluruh platform streaming mulai 15 Mei pukul 00.00 ET. Tapi pertanyaannya: setelah dua tahun yang penuh drama dan tekanan publik dari beef dengan Kendrick Lamar, apakah Drake benar-benar punya sesuatu untuk dikatakan?

Di artikel ini, kita review ketiga album Drake satu per satu.

Kenapa Triple Album Drop Drake Ini Penting?

Untuk memahami ketiga album baru Drake ini, penting untuk tahu dari mana semuanya lahir.

Sejak beef dengan Kendrick Lamar meledak di 2024, yang berujung dengan "Not Like Us" memenangkan beberapa Grammy dan mengubah persepsi publik terhadap Drake secara signifikan, Drizzy sempat menghilang dari radar. Di atas itu, ada laporan kerugian besar dari gambling, class action lawsuits terkait platform judi online, dan tudingan streaming fraud. Tekanan dari berbagai arah jelas terasa.

Iceman, Habibti, dan Maid of Honour adalah respons Drake atas semua itu. Bukan diss track. Bukan statement di media. Tapi musik. Dan dalam konteks seberat itu, memilih untuk bicara lewat karya adalah langkah yang berani.

Review Album Drake: ICEMAN 

Iceman, Album Drake Paling Jujur dalam Beberapa Tahun Terakhir

Album utama Drake 2026 ini terdiri dari 18 track. Kalau ada satu hal yang membedakan Iceman dari project-project Drake sebelumnya, itu adalah tingkat kejujurannya.

Promo album ini pun luar biasa: tanggal rilis disembunyikan di dalam patung es raksasa di pusat kota Toronto, CN Tower dinyalakan dengan visual Iceman, dan serangkaian livestream membangun hype selama berbulan-bulan. Semua itu diakhiri Drake dengan menarik tiga hard drive dari saku jaketnya sambil berkata: "I made this so that I could make this."

Secara musikal, Iceman adalah Drake yang lebih grounded dan self-aware dari biasanya.

Lagu terbaik di album Iceman Drake:

"Make Them Cry" adalah opener yang langsung set the tone. Produksi Noah "40" Shebib terasa familiar tapi segar, dan secara lirik Drake lebih terbuka dari yang banyak orang ekspektasikan, menyinggung usianya, kondisi kesehatan ayahnya, dan rasa pengkhianatan yang dia rasakan.

"Ran To Atlanta" feat. Future dan Molly Santana menarik karena judulnya adalah referensi langsung ke lirik Kendrick di "Not Like Us." Drake tidak menghindar, malah menjadikannya bagian dari narasi. Kolaborasi dengan Future terasa natural setelah kabar mereka sempat renggang.

"Make Them Pay" adalah salah satu highlight terkuat di seluruh album. Produksinya menggunakan interpolasi Deniece Williams dan Drake terdengar paling fokus di sini, membidik Rick Ross dan DJ Khaled dengan presisi.

"National Treasures" hadir dengan produksi dari Wraith9 yang cinematic, Drake dalam mode reflektif yang genuine.

"B's On The Table" feat. 21 Savage membuktikan chemistry keduanya selalu bisa diandalkan.

Iceman adalah album yang dibuat dengan tujuan yang jelas. Ada bagian tengah yang terasa repetitif, terutama di track-track mid-tempo seperti "Firm Friends" dan "Make Them Remember" yang sonik-nya terlalu mirip satu sama lain. Tapi secara keseluruhan, ini adalah salah satu project paling solid Drake dalam beberapa tahun terakhir.

Review Album Drake: MAID OF HONOUR 

Maid of Honour, Drake Bereksperimen di Ranah Club Music

Album kedua Drake 2026 ini berisi 14 track. Cover art-nya menampilkan foto ibunya, Sandi Graham, dengan overlay samar foto bayi Drake bersama ayahnya, pernyataan visual yang paling personal yang pernah Drake buat dalam cover album.

Maid of Honour adalah Drake yang bereksperimen di ranah club music: upbeat, dancehall-influenced, dan lebih ringan secara tematik. Hasilnya bervariasi, tapi ada beberapa momen yang genuinely fun dan mudah dinikmati.

Lagu terbaik di album Maid of Honour Drake:

"Hoe Phase" adalah highlight paling mudah dinikmati. Energi tinggi, pop-adjacent, catchy tanpa terasa dipaksakan.

"Road Trips" synth-driven dan upbeat, cocok masuk playlist santai manapun.

"Which One" feat. Central Cee adalah salah satu kolaborasi paling solid di seluruh triple drop Drake 2026 ini. Island-tinged, smooth, dan keduanya saling melengkapi dengan baik.

"Amazing Shape" feat. Popcaan membawa Caribbean influence yang terasa organik.

Sebagai album yang lebih eksperimental untuk standar Drake, tidak semua percobaan di Maid of Honour berhasil sama baiknya. Tapi ada karakter tersendiri yang menarik untuk dieksplorasi, terutama bagi yang ingin mendengar sisi Drake yang lebih ringan dan playful.

Review Album Drake: HABIBTI 

Habibti, Album Drake yang Paling Intimate dan Paling Niche

Album ketiga Drake 2026 ini adalah yang terpendek dengan 11 track. Habibti adalah album R&B smooth dengan sentuhan internationally-influenced: ada nuansa Middle Eastern, ada hazy late-night production, ada PartyNextDoor yang reunite dengan Drake di "Fortworth."

Cover art-nya menampilkan perempuan dengan tape menutupi wajahnya kecuali matanya, visual yang misterius dan provocative. Atmosfer yang coba dibangun album ini jelas terasa mellow dan intim.

Dari ketiganya, Habibti paling cocok untuk pendengar yang memang menyukai sound R&B Drake yang lebih mellow. Bukan untuk semua suasana, tapi punya tempatnya sendiri.

Yang paling menonjol di Habibti: "Fortworth" bersama PartyNextDoor. Chemistry keduanya tetap tidak bisa dibantah.

Kesimpulan 

Jika kamu tidak punya waktu untuk semua 43 lagu, inilah panduan praktisnya:

Iceman adalah titik awal terbaik. Project paling solid dari ketiganya dan paling jelas mewakili apa yang ingin Drake sampaikan di momen ini.

Maid of Honour paling asyik dinikmati lewat playlist. Ambil "Hoe Phase," "Road Trips," dan "Which One" dan langsung masuk ke daily rotation.

Habibti untuk momen yang tepat. Kalau kamu suka sound Drake yang lebih tenang dan melodic, ada beberapa track yang worth exploring, terutama "Fortworth."

Secara keseluruhan, triple album drop Drake 2026 ini adalah sebuah pernyataan kehadiran. Dan Drake, seperti biasanya, tahu betul cara membuat dunia memperhatikan.


Photography By : Getty Images for Coachella

Please wait...